Pemuda, Pemimpin Masa Depan

0
149

NOTULA KEGIATAN

RAMADHAN DI KAMPUS UNIVERSITAS GADJAH MADA 1440 H

Nama Kegiatan Tema Pembicara Hari, Tanggal Tempat Waktu Penulis Notula
Kajian Samudra #6 Pemuda, Pemimpin Masa Depan Ust. Nur Ihsan Jundullah, Lc. Sabtu, 11 Mei 2019 Ruang Utama Masjid Kampus UGM 15.45 s.d. 17.30 Adi Mazdi Syam

Materi

  1. Ayat Al-Qur’an dan hadits tentang pemimpin

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman “dan setiap Rasul yang kami angkat, kami utus untuk ditakuti sementara Rosulullah saw. bersabda “tidak ada satupun nabi yang diutus oleh Allah SWT kecuali pernah menggembala domba”. Korelasi antara nabi yang diutus oleh Allah untuk ditaati dengan penggembala domba adalah dalam kepemimpinan “leadership” memerlukan pelatihan “leadersheep”. Umat Nabi Muhammad saw. bertanggungjawab meneruskan misi nabi menjadi pemimpin.

  1. Masa kebangkitan peradaban Islam

Dalam surat Al-Baqarah ayat 259, Allah SWT berfirman:

أَوْ كَالَّذِي مَرَّ عَلَىٰ قَرْيَةٍ وَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُوشِهَا قَالَ أَنَّىٰ يُحْيِي هَٰذِهِ اللَّهُ بَعْدَ مَوْتِهَا ۖ فَأَمَاتَهُ اللَّهُ مِائَةَ عَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُ ۖ قَالَ كَمْ لَبِثْتَ ۖ قَالَ لَبِثْتُ يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ ۖ قَالَ بَلْ لَبِثْتَ مِائَةَ عَامٍ فَانْظُرْ إِلَىٰ طَعَامِكَ وَشَرَابِكَ لَمْ يَتَسَنَّهْ ۖ وَانْظُرْ إِلَىٰ حِمَارِكَ وَلِنَجْعَلَكَ آيَةً لِلنَّاسِ ۖ وَانْظُرْ إِلَى الْعِظَامِ كَيْفَ نُنْشِزُهَا ثُمَّ نَكْسُوهَا لَحْمًا ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهُ قَالَ أَعْلَمُ أَنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: “Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?” Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: “Berapakah lamanya kamu tinggal di sini?” Ia menjawab: “Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari”. Allah berfirman: “Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi beubah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging”. Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) diapun berkata: “Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.

Ayat ini berkisah tentang satu kota yang dilewati Uzair dengan keadaan hancur. Uzair bertanya, “Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?” Kemudian Allah SWT menidurkan Uzair selama 100 tahun lalu membangunkannya kembali. Sebagian ulama menafsirkan ayat ini bahwa suatu peradaban berada di dalam siklus 100 tahun. Artinya ketika suatu peradaban hancur, maka 100 tahun kemudian peradaban tersebut akan kembali maju.

Hubungannya dengan kondisi umat Islam saat ini, seandainya kemunduran umat Islam dihitung dari runtuhnya persatuan umat Islam yang dipimpin oleh tahun 1924, maka 100 tahunnya adalah 2024. Tahun 2024 ada kemungkinan menjadi masa kebangkitan umat Islam. Generasi ini akan menjadi saksi kebangkitan peradaban Islam. Namun, tidak cukup menjadi saksi kebangkitan. Generasi saat ini diharapkan ikut memikul kebangkitan sejarah umat Islam. Jadi para pemuda pemimpin masa depan diharapkan menyiapkan diri.

  1. Sifat yang harus dimiliki pemuda

Dalam surat Al-Anbiya ayat 51 s.d. 60 tentang kisah Nabi Ibrahim as. yang menghancurkan seluruh berhala di ka’bah, disimpulkan sifat-sifat seorang pemimpin muslim yang harus dimiliki pemuda masa kini:

  • Rush atau kemampuan untuk membedakan yang baik dan buruk, kemampuan untuk mengelola termasuk keuangan
  • Kritis dan peduli pada masalah lingkungan
  • Tidak mudah terombang-ambing kehidupan dunia
  • Memiliki keseriusan tinggi
  • Aksi nyata
  • Mampu mempertanggungjawabkan aksinya
  • Berani tampil di depan umum, percaya diri
  • Pandai dalam berbicara
  • Tawakkal setelah berusaha

PEMUDA YANG POLOS BUKAN PEMIMPIN MASA DEPAN

BEGITUPUN PEMUDA PEMBOHONG

Tanya Jawab

  1. Pak Arif Setiawan (Purworejo)

Pola Pendidikan di Indonesia terlalu panjang namun bertele-tele, sehingga para pemuda tidak punya waktu untuk mengabdi pada masyarakat. Di masyarakat sebelum memiliki gelar jarang dihargai.

Jawab:

Berbicara tentang keberkahan usia.

  1. Mas Gentar

Soal 100 tahun, apakah konteksnya dalam kalender masehi atau hijriah?

Apakah pemuda saat ini masih bisa sukses walaupun tanpa harus mengikuti pendidikan modern?

Jawab :

Tahun yang biasanya diangkat di alquran biasanya menggunakan qomariyah, meskipun 100 tahun itu bukan hanya sebatas prediksi, tetapi hal tersebut merupakan cita-cita dan harapan sehingga tidak harus menunggu 100 tahun untuk mewujudkannya.

Pendidikan semuanya penting, karena dalam Al-Qur’an tidak menyebutkan secara objektif, selama tujuannya mendekatkan diri kepada Allah itu baik. Tapi jika Pendidikan hanya mengejar ijazah, maka sia-sia.

  1. Yuli (FKKMK UGM)

Bagaimana pandangan Islam apabila pemimpin adalah seorang wanita?

Jawab :

Wanita boleh memimpin, catatannya siapa yang dipimpin. Ada beberapa bidang yang wanita bisa memimpin, tapi dalam porsi tertentu.

Unduh versi pdf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here