Pemuda, Mahasiswa, Persatuan #1

0
70

NOTULA KEGIATAN

RAMADHAN DI KAMPUS UNIVERSITAS GADJAH MADA 1440 H

Nama Kegiatan Tema Pembicara Hari, Tanggal Tempat Waktu Penulis Notula
Ramadhan di Gelanggang #1 Pemuda, Mahasiswa, Persatuan M. Atiatul Muqtadir (Presma BEM KM 2019) Ahad, 5 April 2019 Gelanggang Mahasiswa UGM 18.53

s.d.

19.08

Susiwi Puspitoningrum

Materi

Nikmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang diberikan kepada makhluk-makhluk di muka bumi ini begitu banyak. Ketika luasnya lautan dijadikan tinta untuk menuliskan nikmat-nikmat tersebut sudah tentu tidak akan cukup. Kita sebagai hamba Allah ketika mencoba untuk menghitung nikmat-nikmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala sudah pasti kita tidak akan mampu untuk menghitungnya. Nikmat yang telah diberikan kepada kita semua ini bukan untuk kita hitung melainkan untuk kita syukuri dengan cara memanfaatkan nikmat tersebut untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia dan sebagai momen dimana Al-Quran untuk pertama kalinya turun ke bumi kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Seyogyanya bulan Ramadan kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan kegiatan yang mampu mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bulan Ramadan harus dijadikan sebagai bulan tarbiyah dan bulan pendidikan yang diharapkan akan menghasilkan suatu output yaitu orang-orang yang bertaqwa.

3 golongan dalam memandang bulan Ramadan:

  1. Bulan Ramadan dipandang tidak lebih dari sekadar menahan lapar dan haus di siang hari dan berkumpul dalam hingar bingar menyambut buka puasa. Sebagai seorang muslim harus mengisi bulan Ramadan dengan ibadah yang sebaik-baiknya tetapi sebagian dari kita menjadikan bulan Ramadan dijadikan sebagai bulan begadang, bulan yang dijadikan sebagai momen untuk bercanda saat menunggu datangnya buka puasa.
  2. Mereka menyadari akan kemuliaan bulan Ramadan tetapi menggunakan bulan Ramadan untuk amalan-amalan pribadi saja yang melalaikan kewajiban dunianya. Dalam konteks mahasiswa : melalaikan kuliah (tugas kuliah) dan amanah-amanah di organisasi yang diikutinya. Ramadan dijadikan sebagai alasan untuk menurunkan produktivitas, tidak berangkat kuliah di pagi hari, tidak mengerjakan tugas dari dosen.
  3. Mereka tetap taat beribadah namun tetap menjalankan tugas-tugas yang diberikan kepadanya.

Ramadan harus dijadikan sebagai bulan yang produktif, bulan yang penuh perjuangan untuk mencapai target- target yang telah kita tetapkan di dalam diri kita sendiri.

Unduh versi pdf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here