SEKILAS INFO
  • 4 bulan yang lalu - KETENTUAN PESERTA NASYID DAN MTQ (MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN) FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM RAMADHAN DI KAMPUS 1439 H UNIVERSITAS GADJAH MADA (cek dibagian pengumuman)
  • 4 bulan yang lalu - PENGUMUMAN LOLOS ABSTRAK LOMBA KARYA TULIS AL-QURAN FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM (cek dibagian pengumuman)
  • 6 bulan yang lalu - Pengumuman panitia Ramadhan di Kampus UGM 1439H sudah tersedia, silahkan cek di laman pengumuman kami atau buka ugm.id/panitiardk39
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Rabu, 15 08 2018 Agustus 2018 >

IMSYAK 04:01
SUBUH 04:15
DZUHUR 11:46
ASHAR 15:06
MAGHRIB 17:56
ISYA 18:55
Diterbitkan :
Kategori :

Kajian Buka Bersama #4

Minggu, 20 Mei 2018

15.50 WIB sampai dengan 17.15 WIB

Dr. Adian Husaini

“Peran Penting Adab dalam Dunia Pendidikan”

Notulis oleh Latifa Sakti Bintari

“Kita harus mengetahui diri kita sendiri maka kita akan mengenal siapa tuhan kita. Barangsiapa yang mengenal betul tentang dunia maka dia tidak akan mengejarnya. Barangsiapa yang mengenal akhirat maka dia tahu tidak ada mudhorot di dalamnya. Baran siapa yang tidak memahami adab maka dia tidak bersyarita, tidak beriman, dan tidak bertauhid.”

Sebelumnya, agar lebih memahami silahkan dibaca buku karya beliau tentang adab di bidang pendidikan.

MATERI

Mengapa kaum muslimin mundur dan kaum lain maju? Tahun 1948 Israel berdiri dan hal ini menjadi pukulan telak bagi kaum muslim di dunia. Terlebih pada tahun 1967 kaum muslim lebih terpukul telak lagi ketika Jerrusalem jatuh ditangan Israel dan Israel semakin mengembangkan kekuasaannya di beberapa negara yang ada di dunia. Sampai sekarangpun konflik tersebut masih berkepanjangan, yaitu antara Palestina dan Israel. Semua orang di dunia tahu masalah itu namun hanya bisa diam begitu juga denga PBB yang mulai cenderung ke Israel. Sehingga penduduk di dunia mulai bertanya-tanya, ada apa dengan umat Islam? Mengapa umat Islam mengalami kemunduran? Padahal umat Islam merupakan umat terbesar di dunia. Kemudian pada tahun 1974 ulama di dunia berkumpul untuk membahas masalah tersebut dan mulai menerbitkan buku yang berkaitan dengan Islam dan modernitas. Dan jawaban dari semua pertanyaan adalah hal yang mempengaruhi kemunduran umat Islam karena hilangnya adab. Menurut Prof. Alatas juga menyimpulkan bahwasannya krisis utama umat Islam adalah hilangnya adab.

Dr. Adian Husaini pada tahun 2004 juga menerbitkan buku yang berjudul Menuju Indonesia Yang Beradab. Beliau mengkaji tentang isi dari 5 poin yang ada pada Pancasila. Ternyata isinya seperti yang ada pada Prof. Alatas yaitu tentang adab, “Kemanusiaan Adil dan Beradab”. Salah satu ulama Indonesia juga merumuskan sebuah kitab yang berisi tentang adab karya Kyai Hasyim A. Isi dari kitab tersebut sangat luar biasa dan secara rinci penjelasan mengenai adab. Konsep adab sebenarnya sangat lazim. Ali bin Abi Thalib mengatakan “Didiklah keluargamu dengan adab dan didiklah anakmu dengan ilmu”. Belajarlah sifat lembut dahulu sebelum belajar ilmu hadits, itulah adab yang diajarkan pada ulama dahulu. Jika islam dibagi menjadi 3 maka 2/3 tentang adab dan 1/3 tentang ilmu. Jadi adab lebih utama dan dipelajari terlebih dahulu daripada ilmu. Kemudian yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah adab kepada siapa? Yang pertama adalah Adab kepada Allah. Jangan menyekutukan Allah dengan yang lain yang mana nantinya akan menampilkan syirik. Mereka akan lebih berharap ke manusia dan itu termasuk syirik kecil. Itu dosa yang tidak diampuni oleh Allah. Yang kedua adalah adab kepada orangtua. Namun sebelum itu harus beradab kepada Rasulullah. Mempercayai bahwasannya Rasulullah adalah utusan Allah dan Nabi Muhammad adalah sumber teladan umat manusia. Disisi lain, adab kepada Rasul akan terlaksana jika kita memiliki adab kepada sahabat Rasul. Dan kita dianggap memiliki adab kepada sahabat ketika kita memiliki adab terhadap para ulama. Karena ulama lah yang menafsirkan sanad dari sahabat Rasulullah.

Adab adalah tingkah laku yang benar. Namun pada kenyataannya, saat ini lebih banyak orang dan anak-anak yang lebih mengenal tokoh nasional daripada tokoh islam dan atau ulama penulis buku. Akan sayang ketika kita berupaya untuk mencari ilmu dengan berbagai cara namun kita sendiri tidak belajar bagaimana belajar mengenai adab. Mulai adab kepada Allah, orangtua, mencari ilmu, dan lain-lain. Kitab bidayatul hidayah, ta’limul muta’ali, gurindam 12, dan lain-lain merupakan contoh kitab yang mempelajari tentang adab yang dapat dikonsumsi publik. Berikut merupakan beberapa contoh yang ada d kitab adab,

Kita harus mengetahui diri kita sendiri maka kita akan mengenal siapa tuhan kita. Barangsiapa yang mengenal betul tentang dunia maka dia tidak akan mengejarnya. Barangsiapa yang mengenal akhirat maka dia tahu tidak ada mudhorot di dalamnya. Baran siapa yang tidak memahami adab maka dia tidak bersyarita, tidak beriman, dan tidak bertauhid.

Buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka merupakan buku yang bagus. Didalamnya berisi tentang bagaimana kita semangat menuntul ilmu, adab mencari ilmu, antusias dalam menjalani hidup, dan lain lain. Kita menghormati seseorang tidak dilihat dari jabatan dan pangkat yang dimiliki. Bayangkan ketika kekuasaannya dicabut oleh Allah maka kehormatan itu akan hilang juga. Yang dianggap mulia adalah orang yang memiliki ketaqwaan. Ketaqwaan seseorang hanya Allah yang menilai dan tidak akan pernah hilang ketaqwaan tersebut selama masih beriringan di syariat Islam. Itulah adab sebenarnya. Menurut Prof Alatas, Elemen yang paling dasar dalam Islam adalah menanamkan nilai kebaikan dan adab. Dalam menanamkan kebaikan juga memerlukan contoh, teladan, ilmu yang cukup. Adapun adab berkaitan dengan kebudayaan yang ada di masyarakat sekitar. Ketika masyarakat terbiasa dengan lingkungan yang kasar maka adab yang digunakan semakin kecil dan begitu sebaliknya. Suara yang memiliki adab paling jelek adalah suara anjing. Selain itu, adab juga berkaitan dengan bahasa. Semakin tinggi tata unggah ungguh bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi maka semakin tinggi pula kekuasaan ataupun kehormatan seseorang.

Pentingnya adab dalam dunia pendidikan sangat besar. Salah satu adab dalam mencari ilmu ada pada guru. Pilihlah guru yang tetap (tidak berpindah-pindah berguru) dan pilihlah guru yang tua karena semakin berwibawa dan sudah memiliki pengalaman hidup. Namun juga perlu diketahui bahwasannya dalam pemilihan guru harus hati-hati karena seorang santri akan meneladani apa yang ada pada gurunya. Seharusnya seorang guru harus beradab karena guru merupakan objek utama santri untuk dicontoh sikapnya. Guru harus menerapkan adab yang dapat dijadikan teladan oleh santrinya. Apakah itu sulit? Memang untuk mencapai kedudukan tertinggi, menjadi makhluk yang dicintai Allah itu berat dan sulit. Sehingga kita sebagai makhluk allah harus selalu mengupayakan untuk mencapai kedudukan tertinngi tersebut dan masalah hasil hanya allah yang mengetahui akhirnya. Belajar tentang adab akan menempatkan hal-hal sesuai porsinya dan itu pastinya akan mempermudah menggapai ridhoNya.

TANYA JAWAB

  1. Jika melihat konsep adab terhadap ilmu dan guru, dewasa ini perkembangan ilmu semakin luas dan semakin berbeda dengan kitab kitab yang ada sejak dulu. Misalnya pada kitab ta’limul Muta’alim yang meninggikan guru sedangkan saat ini guru dijadikan teman oleh siswanya. Sehingga apa yang harus kita lakukan untuk menanggapi adanya hal tersebut? (Alim)

Jawab:

Pendidikan tidak akan lepas dengan adanya dakwah. Konsep dalam islam tidak seperti itu. Itu semua salah kaprah dan perlu diperbaiki lagi karena sudah tercampur dengan perkembangan zaman.

  1. Bagaimana ketika seorang guru mengajar di Sekolah Dasar dan murid menganggap guru sebagai teman. Mereka melakukan suatu sikap diluar pemikiran kita yang sudah menjadi murid sejak dulu? (Alim)

Jawab:

Kita dekati pelan pelan. Memahami duduk permasalahan yang ada. Dulu Rasulullah menganggap anak didiknya sebagai sahabat. Namun sahabat bukan berarti melakukan segala hal yang mereka inginkan sebagai layaknya sahabat. Sahabat Rasul tetap akan menghormati dan menghargai Rasul. Rasulullah sebagai guru berperan sebagai ayah, sahabat, dan tema mereka. Jika anak didik seperti itu maka yang harus diperbaiki lagi adalah adab guru. Apabila segala hal sudah diupayakan dan tidak berhasil mendidik anak didiknya, maka anak tersebut sebaiknya dikembalikan ke orang tua. Nah dalam menyalurkan ilmu, guru sebaiknya tidak memasalahkan tarif. Karena menyebarkan ilmu dan mencari ilmu termasuk jihad. Kuncinya adalah kemajuan suatu bangsa ada pada guru yang ikhlas dalam mengajarkan ilmunya.

Ruang Utama Masjid Kampus UGM, 17 Mei 2018

Staf Divisi Kabuma RDK UGM 1439 H

Latifa Sakti Bintari

SebelumnyaWacana Kesetaraan Gender dalam Pandangan Islam
Peran Penting Adab dalam Dunia Pendidikan
Kajian Buka Bersama #4 Minggu, 20 Mei 2018 15.50 WIB sampai dengan 17.15 WIB Dr. Adian Husaini “Peran Penting Adab dalam Dunia Pendidikan” Notulis oleh Latifa Sakti Bintari “Kita harus...
Wacana Kesetaraan Gender dalam Pandangan Islam
Kajian Buka Bersama #3 Sabtu, 19 Mei 2018 Pukul 15.45 – 17.30 WIB Dr. Henri Shalahuddin “Wacana Kesetaraan Gender dalam Pandangan Islam” Notulis oleh Hanifah Makarim MATERI Relasi gender dan...
Mewujudkan Intelektualitas dan Nilai Keislaman dalam Pribadi Pemimpin
“Mewujudkan Intelektualitas dan Nilai Keislaman dalam Pribadi Pemimpin” Prof. Dr. H. M. Amien Rais, M.A. Notulensi oleh Cindy Nurmala KABUMA #2 Jum’at, 18 Mei 2018 Pukul 15.30 – 17.30 WIB...
UGM dan Peranannya dalam mewujudkan Kepemimpinan Keilmuan
UGM dan Peranannya dalam mewujudkan Kepemimpinan Keilmuan Kajian Buka Bersama #1 Kamis, 17 Mei 2018 16.15 WIB sampai dengan 17.15 WIB Prof.Ir.Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng “Peran Universitas Gadjah Mada dalam...
Kajian Ilmiah Pengobatan di Zaman Rasulullah
“Bahkan penyakit AIDS pun sesungguhnya ada obatnya.” – Prof. Dr. Abdul Rohman M.Si., Apt. Pernyataan itu tentunya mengguncang peserta yang hadir dalam Samudra RDK 1438 H. Penyakit sendiri terdiri dari...
Kebangkitan Pemuda, Kebangkitan Indonesia
Masjid Kampus UGM – Dialog Tokoh yang berlangsung pada (14/06/2017) diisi oleh Anis Rasyid Baswedan Ph.D  selaku Gubernur DKI Jakarta terpilih 2017-2022. Beliau membahas tentang peran pemuda sebagai ujung tombak...
WhatsApp chat