Mengapa kita berpuasa selama 30 hari ?

“Empty your stomach to feed your soul”

Puasa adalah menahan sesuatu yang bisa membatalkan puasa disertai niat untuk berpuasa dari terbit fajar sampai tenggelam matahari (maghrib). Kenapa sih puasa itu dilakukan selama 30 hari? berikut adalah ulasannya :

Pada awalnya, Allah menciptakan akal, kemudian Allah memerintahkan kepada akal untuk tunduk kepada Allah, kemudian akal tunduk. Allah memerintahkan kepada akal untuk berpaling dari-Nya, lalu akal berpaling dari-Nya. Kemudian Allah bertanya kepada akal, ” Wahai akal, siapakah aku dan siapakah kamu? ” akal menjawab ” Engkau adalah tuhanku dan aku hanyalah hambamu yang lemah “. Kemudian Allah bersabda, “Wahai akal, Aku tidak menciptakan sesuatu yang lebih mulia daripada dirimu”.

Tak lama kemudian, Allah menciptakan nafsu. Allah memerintahkan kepada nafsu untuk tunduk kepada Allah namun nafsu tidak mengikuti perintahnya, kemudian Allah bertanya kepada nafsu, ” Wahai nafsu, siapakah aku dan siapakah kamu? ” nafsu menjawab ” Aku adalah aku dan engkau adalah engkau “. Kemudian Allah menyiksanya di neraka selama 100 tahun dan Allah menanyakan lagi ” Siapakah aku dan siapakah kamu? ” dan nafsu tetap menjawab seperti dulu. Lalu, Allah menyiksa nafsu kedalam neraka kelaparan selama 100 tahun, kemudian Allah bertanya lagi kepada nafsu, ” Wahai nafsu, siapakah aku dan siapakah kamu? ” barulah nafsu menjawab, ” Engkaulah tuhanku dan aku hanyalah hambamu yang lemah “. Nah, dari kisah ini maka Allah memerintahkan kita untuk berpuasa.

Lalu, mengapa puasa dilaksanakan selama 30 hari? dahulu, ketika nabi adam dan hawa berada di surga dan mereka melanggar aturan Allah dengan memakan buah khuldi, buah khuldi tersebut tetap berada di tenggorokan mereka selama 30 hari, kemudian Allah memerintahkan beliau untuk bertaubat kemudian berpuasa selama 30 hari.

Sesungguhnya kenikmatan-kenikmatan yang ada di dunia adalah penghalang bagi manusia untuk mengingat Allah. Oleh karena itu, diwajibkan bagi umat Nabi Muhammad SAW untuk berpuasa di siang hari dan diperbolehkan makan dan minum di malam hari dan itu merupakan anugrah dan kemuliaan bagi kita.

Bagikan: