SEKILAS INFO
  • 6 bulan yang lalu - KETENTUAN PESERTA NASYID DAN MTQ (MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN) FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM RAMADHAN DI KAMPUS 1439 H UNIVERSITAS GADJAH MADA (cek dibagian pengumuman)
  • 6 bulan yang lalu - PENGUMUMAN LOLOS ABSTRAK LOMBA KARYA TULIS AL-QURAN FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM (cek dibagian pengumuman)
  • 7 bulan yang lalu - Pengumuman panitia Ramadhan di Kampus UGM 1439H sudah tersedia, silahkan cek di laman pengumuman kami atau buka ugm.id/panitiardk39
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Rabu, 26 09 2018 September 2018 >

IMSYAK 04:01
SUBUH 04:15
DZUHUR 11:45
ASHAR 15:05
MAGHRIB 17:57
ISYA 18:56
Diterbitkan :
Kategori : Opini / Samudra (Safari Ilmu di Bulan Ramadhan) / Update / Wawasan tentang Ramadhan
Komentar : 0 komentar

Tunda dulu laporan praktikummu. Mari bertilawah bersama.

Tidak terasa bulan yang kita tunggu-tunggu telah tiba! Bulan penuh keberkahan, bulan ketika orang-orang berbondong-bondong mencari ridho Allah SWT. Yap, bulan Ramadhan!

Semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia akan melakukan ibadah puasa di bulan ini. Puasa adalah tidak makan dan minum dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari di ufuk barat. Tidak hanya itu, puasa juga menahan segala sesuatu yang dapat mengurangi pahala-pahalanya juga.

Dari sekian banyak Muslim yang berpuasa, pastilah ada segolongan mahasiswa yang harus berpuasa di sana. Wah, mahasiswa kan terkenal dengan pengiritannya yang besar-besaran? Lalu, bagaimana sih cara supaya mahasiswa tetap bisa berpuasa sehat selama bulan Ramadhan?

  1. Jangan begadang

Sumber: https://farm5.staticflickr.com/4171/33577270413_1d5d58f05c.jpg

Mahasiswa paling mengenal sesuatu yang bernama begadang. Entah itu untuk tugas-tugas kuliah, atau mengurus organisasi mereka. Namun, di bulan Ramadhan ini, usahakan untuk mengurangi hal tersebut. Karena pastinya, selain tubuh kita akan lebih kekurangan tenaga, kita juga harus sahur untuk puasa yang maksimal. Oleh karena itu, tidur cukup adalah solusinya.

  1. Makan sahur

Sumber: https://farm4.staticflickr.com/3752/32879654000_6efc642f3d.jpg

Sumber energi kita untuk beraktivitas satu-satunya adalah dari makan sahur. Makan sahur ini penting. Rasulullah pun menganjurkan untuk sahur. Sahur yang dianjurkan Rasulullah adalah di waktu mendekati subuh, sehingga nantinya tubuh memiliki energi yang cukup banyak di siang hari. Jangan lupa makan sahur yang bergizi. Jangan hanya karbohidrat dan protein saja, namun serat-serat seperti sayur dan buah juga dibutuhkan oleh tubuh. Kalau tidak ada buah-buahan, bisa juga dengan meminum jus sebagai pengganti buah. Kalau kalian bisa memasak, akan lebih bagus lagi jika memasak sahur sendiri. Pastinya akan lebih hemat dan terjaga kesehatannya. Jangan lupa niat ya!

  1. Menyegerakan berbuka

Sumber: https://farm6.staticflickr.com/5020/5535251109_9fbe4a6021.jpg

Setelah melakukan berbagai aktivitas, tubuh kita pasti akan merasa lelah, apalagi dengan tidak adanya asupan dari pagi hingga sore. Jadi, ketika adzan maghrib telah tiba, hendaknya segerakanlah untuk berbuka. Saat adzan maghrib berkumandang, Rasulullah akan menyegerakan berbuka, baru sholat maghrib. Gaya berpuasa Rasulullah pun adalah berbuka dengan kurma. Nah, bagi kalian yang tidak bisa berbuka dengan kurma atau tidak terbiasa makan kurma, bisa diganti dengan yang manis-manis kok. Kalian bisa mendapatkan berbagai macam hal yang manis-manis ini di masjid terdekat kos kalian! Pasti mereka akan menyediakan takjil bagi yang berpuasa. Selain bisa berhemat, dengan mendapatkan takjil di masjid akan mendorong kita untuk sekaligus sholat berjama’ah di sana.

  1. Menjaga kesehatan rohani dengan memperbanyak ibadah

Sumber: https://farm3.staticflickr.com/2192/1518578346_800a96c10f.jpg

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan rahmat Allah. Di bulan ini, Allah akan melipatgandakan semua pahala ibadah yang kita lakukan. Bahkan tidur saat puasa pun mendapat pahala! Maka dari itu, perbanyaklah amalan ibadah terutama di malam hari.

Nah, untuk mahasiswa kan susah tuh? Malam adalah waktu untuk mengerjakan segala macam tugas. Bahkan mungkin mau sholat tarawih berjama’ah saja susah. Oleh karena itu, perlu kita tanamkan pemikiran bahwa bulan Ramadhan ini belum tentu akan kita dapatkan kembali di tahun berikutnya. Akan sangat sayang jika kita melewatkannya tanpa amalan-amalan yang cukup. Jika telah tertanam pikiran seperti itu, maka insya Allah akan ada keikhlasan dari hati untuk mendahulukan ibadah daripada hal duniawi yang lain.

  1. Menjaga kesehatan jasmani dengan tetap berolahraga

Sumber: https://farm3.staticflickr.com/2824/34161730565_92bb9828a7.jpg

Selama berpuasa, badan memang akan terasa lemas, apalagi untuk berolahraga. Tetapi, tubuh ini masih butuh lho untuk berolahraga! Bukan berarti dengan berpuasa kita telah menjadi kurus dan tak perlu berolahraga, tetapi kesehatan jasmani tetap perlu dijaga dengan olahraga ini. Jika di bulan puasa, olahraga bisa dilakukan mendekati jam berbuka, sehingga ketika tenaga sudah benar-benar habis, bisa segera berbuka jika adzan maghrib berkumandang. Tidak perlu olahraga yang berat juga! Lari-lari kecil atau jogging merupakan olahraga murah meriah yang pastinya bisa dilakukan oleh mahasiswa.

  1. Tidur siang

Sumber: https://farm1.staticflickr.com/463/31757438572_97fcce5cda.jpg

Ini akan sangat susah dilakukan mahasiswa. Mengingat jam kuliah yang bisa kapan saja. Akan tetapi tidur siang akan membantu dalam menyimpan tenaga. Tidak perlu terlalu lama, lima belas menit saja cukup kok untuk kembali fresh.

  1. Don’t be a deadliner

Sumber: https://farm4.staticflickr.com/3072/3031056936_7e038c1bf7.jpg

Nah, untuk mengerjakan semua hal-hal di atas, jangan mengerjakan tugas di H-1 sebelum tugas itu dikumpulkan, atau bahkan J-1 (kurang dari satu jam) sebelum tugas dikumpulkan. Itu adalah pantangan buat kalian. Tugas-tugas perkuliahan ini harus dicicil dari jauh hari agar tidak membebani dan akhirnya membuat lalai dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

 

Nah, itu dia acara-cara agar bisa tetap sehat rohani dan jasmani di bulan Ramadhan. Semoga bulan Ramadhan ini menjadi berkah dan tidak kalian sia-siakan ya!

SebelumnyaMengapa kita berpuasa selama 30 hari ? SesudahnyaSafari Ilmu di Bulan Ramadhan #1
Membangun Kewibawaan Intelektual dengan Mempererat Persahabatan pada Literasi
  KABUMA #18 Minggu, 03 Juni 2018 Pukul 15.45 – 17.30 WIB Habiburrahman El-Shirazy, Lc., M.A., Pg.D “Membangun Kewibawaan Intelektual dengan Mempererat Persahabatan pada Literasi” Notulis oleh Hanifah Makarim  ...
Mewujudkan Pengembangan Bioetika di Indonesia
KABUMA #19 Senin, 4 Juni 2018 16.57 WIB s.d 17.28 WIB Dr. Nur Azid Mahardinata “Mewujudkan Pengembangan Bioetika di Indonesia” Notulis oleh Latifa Sakti Bintari Pembukaan: Gambaran mengenai bioetika dimulai...
Positive Parenting: Keluarga sebagai Pondasi Awal Kebermartabatan Indonesia
SAMUDRA #20 Selasa, 5 Juni 2018 Pukul 16.30 – 17.30 WIB Ust. Fauzi Adhim “Positive Parenting: Keluarga sebagai Pondasi Awal Kebermartabatan Indonesia” Notulensi oleh Cindy Nurmala MATERI Kita memiliki tanggung...
Mewujudkan Kepemimpinan Keilmuan melalui Sinergitas Ilmu dan Islam: Kilas Balik terhadap Dinasti Abbasiyah
KABUMA #17 Sabtu, 2 Juni 2018 16.00 s.d. 17.15 Dr. Tiar Anwar Bachtiar “Mewujudkan Kepemimpinan Keilmuan melalui Sinergitas Ilmu dan Islam: Kilas Balik terhadap Dinasti Abbasiyah” Notulis oleh Amania Ittaqo...
Ekonomi Syariah : Pondasi Ekonomi Umat Islam
KABUMA #16 Jum’at, 1 Juni 2018 16.57 WIB s.d 17.28 WIB Ir. Adiwarman Azwar Karim, S.EE., M.B.A., M.A.E.P. “Ekonomi Syariah : Pondasi Ekonomi Umat Islam” Notulis oleh Latifa Sakti Bintari...
Kewibawaan Ilmu Pengetahuan dalam Keilmuan Islam
KABUMA #15 Kamis, 31 Mei 2018 15.45 s.d. 17.15 Dr. Susanto, M.A. “Kewibawaan Ilmu Pengetahuan dalam Keilmuan Islam” Notulis oleh Dwi Ratnaningtyas MATERI Kenapa anak butuh kreatif? Apakah ada permasalahan...


TINGGALKAN KOMENTAR

WhatsApp chat