SEKILAS INFO
  • 8 bulan yang lalu - KETENTUAN PESERTA NASYID DAN MTQ (MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN) FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM RAMADHAN DI KAMPUS 1439 H UNIVERSITAS GADJAH MADA (cek dibagian pengumuman)
  • 8 bulan yang lalu - PENGUMUMAN LOLOS ABSTRAK LOMBA KARYA TULIS AL-QURAN FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM (cek dibagian pengumuman)
  • 10 bulan yang lalu - Pengumuman panitia Ramadhan di Kampus UGM 1439H sudah tersedia, silahkan cek di laman pengumuman kami atau buka ugm.id/panitiardk39
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Sabtu, 15 12 2018 Desember 2018 >

IMSYAK 04:01
SUBUH 04:15
DZUHUR 11:46
ASHAR 15:06
MAGHRIB 17:56
ISYA 18:55
Diterbitkan :
Kategori : Kajian Buka Bersama / Samudra (Safari Ilmu di Bulan Ramadhan) / Update

“DILARANG PACARAN” dan Tips Memiliki Kecantikan Muslimah yang Sebenarnya

Review Buku Ratu Bidadari Surga

Oleh : Farah Dhiba

Bissmillah..

Pada buku Ratu Bidadari Surga (RBS) ini mencakup beberapa bab yang membahas bagaimana sih kita bisa menjadi Ratu Bidadari Surga Allah dan banyak juga kisah-kisah sahabat muslimah pada buku ini. Saya disini baru memulai membaca bab awal yang dimana membahas tentang istilah “DILARANG PACARAN” dan tips memiliki kecantikan muslimah yang sebenarnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa dalam islam, kita sebagai hamba Allah dilarang untuk mendekati ZINA.

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [QS. Al-Isra’:32]

Sudah jelas pada ayat tersebut bahwa kita tidak boleh mendekati zina, lalu apa sih hubunganya dengan dilarangnya pacaran? Kan pacaran ada yg islami atau pacaran sehat gitu seperti para muda-mudi sekarang.

Ya, apapun namanya jika hubungan belum terikat pada ikatan HALAL atau menikah. Maka tentu saja HARAM.

Pacaran islami dan pacaran sehat tidak akan pernah terhindar dari namanya zina. Zina mata, zina hati, zina pikiran dan lain-lainnya akan menempel pada tubuh kita. Kita akan sulit dan menghindar dari perbuatan yg dilarang tersebut jika diri kita masih terbelenggu dalam ikatan yg tidak halal, SubhannAllah.

Kemudian apa hubungannya pacaran dengan Ratu Bidadari Surga?

Ratu bidadari surga merupakan para wanita calon penghuni surga. Wanita yang dicemburui para bidadari surga karna ketaatannya kepada yang Maha Kuasa. Yang bertahan dan berjuang untuk mendapatkan ridho Allah dan memilih istiqomah pada jalan-Nya.

Dan tentunya taat kepada Allah maka akan menjauhi larangannya. Salah satunya yaitu PACARAN.

Menjauhi dari Pacaran itu lah yang akan membuat kita menjadi terjaga dari zina serta fitnah.

Memang benar cinta itu fitrah akan tetapi jika meletakkan pada tempat yang salah maka akan menimbul Fitnah serta Dosa yang akan selalu mengalir pada diri kita.

Akan ada saatnya kita akan merasakan istilah PACARAN akan tetapi dengan syarat setelah menikah dalam ikatan halal, dan mempersiapkan diri menjadi “Mutiara” yang tidak sembarang orang memilikinya.

Maka untuk menjadi sosok muslimah ‘Mutiara’, kita tidak boleh sembarangan dalam pergaulan. Kita juga harus memiliki kecantikan yang sejati dan menjaga diri agar terhindar dari perbuatan yang menimbulkan fitnah dan zina.

Pada buku ini memberikan tips agar menjadi muslimah sebenarnya yang pesona kecantikannya dijaga agar seperti Mutiara.

Tips tersebut antara lain;

kita harus selalu berkata baik, meninggalkan perkataan buruk, tidak ghibah, menjaga pandangan, memelihara telinga dari gossip, kata-kata keji atau mendengarkan kesalahan orang lain. Kemudian mempergunakan tangan untuk hal yang bermanfaat serta menjaga kedua kaki agar selalu melangkahkan kaki menuju tempat-tempat yang mendekatkan diri kepada Allah serta mencari ridho-Nya.

MasyaAllah.. 🙂

SebelumnyaLangkah Mengembalikan Zaman Keemasan Keilmuan Islam SesudahnyaUGM dan Peranannya dalam mewujudkan Kepemimpinan Keilmuan
Membangun Kewibawaan Intelektual dengan Mempererat Persahabatan pada Literasi
  KABUMA #18 Minggu, 03 Juni 2018 Pukul 15.45 – 17.30 WIB Habiburrahman El-Shirazy, Lc., M.A., Pg.D “Membangun Kewibawaan Intelektual dengan Mempererat Persahabatan pada Literasi” Notulis oleh Hanifah Makarim  ...
Mewujudkan Pengembangan Bioetika di Indonesia
KABUMA #19 Senin, 4 Juni 2018 16.57 WIB s.d 17.28 WIB Dr. Nur Azid Mahardinata “Mewujudkan Pengembangan Bioetika di Indonesia” Notulis oleh Latifa Sakti Bintari Pembukaan: Gambaran mengenai bioetika dimulai...
Positive Parenting: Keluarga sebagai Pondasi Awal Kebermartabatan Indonesia
SAMUDRA #20 Selasa, 5 Juni 2018 Pukul 16.30 – 17.30 WIB Ust. Fauzi Adhim “Positive Parenting: Keluarga sebagai Pondasi Awal Kebermartabatan Indonesia” Notulensi oleh Cindy Nurmala MATERI Kita memiliki tanggung...
Mewujudkan Kepemimpinan Keilmuan melalui Sinergitas Ilmu dan Islam: Kilas Balik terhadap Dinasti Abbasiyah
KABUMA #17 Sabtu, 2 Juni 2018 16.00 s.d. 17.15 Dr. Tiar Anwar Bachtiar “Mewujudkan Kepemimpinan Keilmuan melalui Sinergitas Ilmu dan Islam: Kilas Balik terhadap Dinasti Abbasiyah” Notulis oleh Amania Ittaqo...
Ekonomi Syariah : Pondasi Ekonomi Umat Islam
KABUMA #16 Jum’at, 1 Juni 2018 16.57 WIB s.d 17.28 WIB Ir. Adiwarman Azwar Karim, S.EE., M.B.A., M.A.E.P. “Ekonomi Syariah : Pondasi Ekonomi Umat Islam” Notulis oleh Latifa Sakti Bintari...
Kewibawaan Ilmu Pengetahuan dalam Keilmuan Islam
KABUMA #15 Kamis, 31 Mei 2018 15.45 s.d. 17.15 Dr. Susanto, M.A. “Kewibawaan Ilmu Pengetahuan dalam Keilmuan Islam” Notulis oleh Dwi Ratnaningtyas MATERI Kenapa anak butuh kreatif? Apakah ada permasalahan...


WhatsApp chat