SEKILAS INFO
  • 2 bulan yang lalu - KETENTUAN PESERTA NASYID DAN MTQ (MUSABAQAH TILAWATIL QUR’AN) FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM RAMADHAN DI KAMPUS 1439 H UNIVERSITAS GADJAH MADA (cek dibagian pengumuman)
  • 2 bulan yang lalu - PENGUMUMAN LOLOS ABSTRAK LOMBA KARYA TULIS AL-QURAN FESTIVAL CENDEKIA MUSLIM (cek dibagian pengumuman)
  • 3 bulan yang lalu - Pengumuman panitia Ramadhan di Kampus UGM 1439H sudah tersedia, silahkan cek di laman pengumuman kami atau buka ugm.id/panitiardk39
WAKTU :

WAKTU SHALAT, Senin, 28 05 2018 Mei 2018 >

IMSYAK 04:02
SUBUH 04:16
DZUHUR 11:46
ASHAR 15:06
MAGHRIB 17:56
ISYA 18:56
Diterbitkan :
Kategori : Update

Distorsi Sejarah Islam

Penyebab

  • Distorsi ini pada masa awal penulisan sejarah Islam terutama dilakukan oleh Syi’ah dengan menyebutkan riwayat-riwayat dusta
  • Distorsi pada masa sekarang terutama dipengaruhi kuatnya hegemoni orientalisme

 

Saran agar tidak terjadi distorsi

  1. Kaum Muslim kembali kepada agamanya secara kaffah terutama dengan mengimplementasikan tauhid.
  2. Studi Sejarah Islam yang orisinil dan murni baik secara kuantitas atau kualitasnya perlu digiatkan.
  3. Studi yang lebih intensif tentang sejarah dalam dua masa ini dengan metode yang orisinil.
  4. Studi lanjutan yang orisinil terhadap distorsi dalam fase sejarah Islam yang lain (contoh: sejarah masa Daulah Abbasiyah).
  5. Perbaikan buku pegangan anak didik dalam pendidikan Islam di semua jenjang, juga buku ajar sejarah Islam.

 

Distorsi dalam bidang keilmuan

Kebanyakan ilmuwan Muslim berkembang ketika Zaman Kegelapan mencengkeram Barat pada abad pertengahan. Setelah masa renaissance, kebangkitan kembali peradaban barat, banyak ilmuwan yang mengambil keuntungan dari hak paten.

 

Berbeda dengan ilmuwan lain, para ilmuwan muslim menjadikan Alquran dan sunnah sebagai sumber utama dalam mengembangkan ilmu-ilmu mereka.

 

Pada masa lalu, berdasarkan ajaran Islam, bahwa jika seseorang menemukan alat atau apapun yang belum ada manusia yang menciptakannya, maka wajiblah baginya untuk menyebarkan hasil temuannya itu agar manusia dapat mempermudah pekerjaannya dan menjadikan mereka semakin bersyukur kepada Allah. Mereka tidak menuntut satu apapun, termasuk “hak paten” atau “upeti” lainnya akibat temuannya tersebut.

Dan dari orang-orang Baratlah ilmu-ilmu itu kemudian dicuri, lalu dipatenkan atas nama mereka masing-masing untuk mencari keuntungan. Banyak sekali penemuan-penemuan dari kebudayaan Islam yang tak tercatat sejarah. Salah satu ciri yang dapat diperhatikan pada para tokoh ilmuwan Muslim ialah mereka tidak sekedar dapat menguasai ilmu tersebut pada usia yang muda, tetapi mereka juga menguasai keilmuwan tersebut dalam masa yang singkat dan dapat menguasai beberapa bidang ilmu secara bersamaan.

 

Kenapa para Ilmuwan Muslim tidak terkenal?

Para ilmuwan Muslim adalah penelaah ilmu terapan. Dasar dari penelitian ilmuan muslim adalah terjemahan kitab-kitab Yunani ke Bahasa Latin kemudian ke Bahasa Arab, yang kemudian kembali ke ilmuan-ilmuan eropa melalui proses renaisans. Namun ada beberapa ilmuwan muslim yang cukup ternama, seperti Muhammad Al-Khawarizmi (namanya diabadikan menjadi algorithm, salah satu cabang ilmu matematika), Ibnu Sina (Avicenna), Ibnu Rusyd (Averroes), Al-Farabi (Abunaser), Ibnu Haitsam (Alhacen), Ibnu Hayyan (Geber), Al-Kindi (Alkindus), dan Al-Idrisi (Dreses).

 

Distorsi Sejarah karena Fitnah Penjajah Pada Umat Islam Di Indonesia

Dengan sengaja, sejarawan Belanda pada masa pemerintah kolonial Belanda membuat periodisasi sejarah Indonesia, dengan memundurkan waktu masuknya agama Islam berada jauh di belakang atau sesudah keruntuhan kekuasaan politik Hindu.

Islam masuk ke Indonesia dengan damai melalui jalur perdagangan, sehingga membentuk watak dan karakter masyarakat dengan nilai-nilai Islam. saat ini, muncul anggapan bahwa orang-orang Islam menyebarkan agamanya dengan cara radikal sehingga merusak karakter dasar masyarakat Indonesia, yang santun-beradab dan kemudian Islam kemudian dituduh sebagai agama yang memecah belah masyarakat dan membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Konsekuensi pemutarbalikan sejarah Islam di Indonesia:

  1. Islam masuk di Indonesia bukan Islam yang murni, tetapi Islam yang telah bercampur dengan tradisi dan budaya Artinya, tradisi dan budaya menjadi tolak ukur dan Islam harus menyesuaikan atau memperhatikannya. Tradisi atau budaya akan lebih diutamakan dan Islam dianggap sebagai ancaman tradisi lokal sehingga harus disingkirkan bila bertentangan dengan tradisi masyarakat.
  2. Islam masuk di Indonesia dengan jalan peperangan, dibuktikan dengan jatuh dan runtuhnya kerajaan Hindu Majapahit yang diserang oleh kerajaan Islam Demak. Padahal jatuhnya kerajaan Majapahit itu karena serangan dari kerajaan Kediri yang membalaskan amarah dendamnya karena pendiri Majapahit dulu pernah menyerang kerajaan Kediri hingga kalah.

Pemutarbalikan sejarah saat ini juga berlangsung, dimana ulama dan tokoh Islam dianggap sebagai ancaman negara dan perusak NKRI, sehingga mereka harus ditangkap dan dipenjarakan dengan berbagai rekayasa jahat sebagai bentuk distorsi sejarah sebagai warisan yang diemban penjajah.

Sumber:

http://fokusislam.com/6976-distorsi-sejarah-dan-fitnah-kaum-penjajah-umat-islam.html

Luthfi Romdhon dan Andri Permana. 2016. Distorsi sejarah islam pada masa khulafa ar rasyidin dan daulah umayyah. Jurnal Studi Islam, Vol. 17, No. 2,: 59-71

 

https://www.dakwatuna.com/2017/11/27/89565/ilmuan-muslim-yang-terlupakan/#axzz5BjBCTIgl

 

http://repelateam.blogspot.co.id/2015/03/ilmuwan-muslim-yang-disembunyikan-oleh.html

SebelumnyaKabar Ramadhan - Bagaimana Jurusanku Berperan ? SesudahnyaDILARANG PACARAN" dan Tips Memiliki Kecantikan Muslimah yang Sebenarnya
Islam dan Modernitas
KABUMA #8 Kamis, 24 Mei 2018 15.45 s.d. 17.15 Achmad Munjid, Ph.D. “Islam dan Modernitas” Notulis oleh Amania Ittaqo MATERI Islam dan modernitas merupakan tema yang selalu relevan bagi kita...
Adab dan Aplikasinya di Perguruan Tinggi
KABUMA #7 Rabu, 23 Mei 2018 Pukul 15.45 – 17.30 WIB Dr. Muhammad Ardiansyah, M.Pd.I “Adab dan Aplikasinya di Perguruan Tinggi” Notulis oleh Hanifah Makarim   MATERI Adab dalam bahasa...
Pemuda Cerdas Pembangun Masa Depan Bangsa
KABUMA #6 Selasa, 22 Mei 2018 Jam 16.03-17.20 Ustadz. Rizal Fadli Nurhadi (Abu Takeru) “Pemuda Cerdas Pembangun Masa Depan Bangsa” Notulis oleh Dwi Ratnaningtyas MATERI Apa definisi pemuda secara islam?...
How to be Great Author ?
KABUMA #5 Senin, 21 Mei 2018 16.00—17.15 Ustadz Yusuf Maulana “How to be Great Author?” Notulis oleh Kamila Munna MATERI Seringkali posisi peserta didik di negara-negara Islam tertinggal. Kondisi saat...
Peran Penting Adab dalam Dunia Pendidikan
  Kajian Buka Bersama #4 Minggu, 20 Mei 2018 15.50 WIB sampai dengan 17.15 WIB Dr. Adian Husaini “Peran Penting Adab dalam Dunia Pendidikan” Notulis oleh Latifa Sakti Bintari “Kita...
[RILIS: Melawan Ketakutan yang Berlebihan: Tentang JS, RDK, dan Masjid Kampus UGM]
RILIS Melawan Ketakutan yang Berlebihan: Tentang JS, RDK, dan Masjid Kampus UGM   Oleh: Kiki Dwi Setiabudi Ketua Jama’ah Shalahuddin 1439 H Co-Author: Kastrat JAMA’AH SHALAHUDDIN       Melawan...


WhatsApp chat